• Pengertian dan Dasar Penilaian Status Sosial

    Hari ini saya akan memposting sebuah artikel IPS kelas 8 sosiologi degan judul yaitu Pengertian dan Dasar Penilaian Status Sosial. di artikel ini saya akan memberikan Apa pengertian dari status sosial dan juga Dasar Dasar Penilaian Status sosial. Berikut artikelnya.



    Pengertian Status Sosial

    Status Sosial adalah kedudukan seseorang atau individual dalam kelompok atau masyarakat. Ada juga yang mengatakan bahwa status sosial adalah tingkat sosial dari suatu kelompok dibandingkan dengan klompok kelompok lainya. Menurut ilmu sosial, status sosial juga mengandung beberapa pengertian sebagai berikut :
    • Aspek statis dari suatu peranan
    • Jumlah ideal dari seseorang atau kelompok orang
    • Posisi dalam suatu hirarki atau urutan tingkat sosial.
    • Prestise atau nilai yang dihubungkan dengan suatu posisi tertentu.

    Dasar Penilaian Status Sosial

    Status sosial tidak diberikan begitu saja kepada suatu orang. Akan tetapi berdasarkan kriteria kriteria tertenu. Dalam ilmu sosiologi ada beberapa kriteria yang djadikan sebagai dasar pemberian status sosial kepada seseorang.

    Apa saja kriterianya ? kriteria krteria sebagai dasar pemberian nilai sosial kepada individu atau kelompok, yaitu :

    1. Kualitas Pribadi

    Mutu atau kualitas seseorang ditentukan oleh beberapa hal, antara lain yaitu : kejujuran, kebijaksanaan, usia, kekuatan, kepandaian, dan sebagainya. Orang yang memiliki kebijaksanaan, kepandaian, usia lebih tua, dan kekuatan tertentu dikatakan memiliki status sosial yang lebih tinggi.

    2. Prestasi

    Status petani berubah menjadi status seorang direktur yang lebih tinggi. Status tersebut diperoleh atau ditentukan karena prestasi yang diraihnya. sebagai gambaran agar lebih jelas, seorang wanita yang menjadi direktur perusahaan lebih terhormat daripada wanita yang menjadi petani.

    3. Kelahiran

    Kelahiran seseorang juga sangat berpengaruh terhadap status sosial seseorang. Seseorang yang lahir dalam keluarga raja, akan menduduki status sosial yang lebih tinggi dari pada anak yang terlahir dari keluarga yang kurang mampu.

    4. Otoritas

    Otoritas yaitu kekuasaan yang sah atau diabsahkan, sehingga orang harus mengikuti perintahnya tanpa perlawanan. Otoritas ini disebabkan oleh pemerintah atau lembaga tertentu. Sebagai contoh seorang kepala Desa memiliki otoritas yang lebih besar daripada rakyat iasa, sehingga status sosial yang dimiliki kepala desa tersbeut lebih tinggi.

    5. Pemilikan

    Pada masyarakat tertentu pemilikan sejumlah kekayaan atau barang tertentu dapat juga dijadikan dasar sebagai penentu kedudukan sosial seseorang. Orang yang kaya atau memiliki harta lebih banyak, otomatis orang tersebut akan memiliki status sosial yang lebih tinggi dari pada orang yang kurang mampu, sehingga orang yang kaya lebih dihormati dari pada orang yang kurang mampu.



    Sekian artikel saya tentang ips dengan bab Sosiologi kelas 8 , semoga artikel yang saya berikan yaitu dengan judul "Pengertian dan Dasar Penilaian Status Sosial" bermanfaat bagi anda. terimakasih.

  • 0 komentar:

    Posting Komentar

    ADDRESS

    Muara Sarana Indah Real Estate, Malang Regency

    EMAIL

    Achmadfebrian2000@gmail.com

    MOBILE

    +62 859 665137 014