• Beragam Aliran dan Ciri serta Pencipta Seni Rupa Murni

    Hari ini saya akan memposting artikel tentang Seni Budaya dengan judul yaitu Macam macam Aliran dan Pencipta Seni Rupa murni.  Di artikel ini saya akan memberikan beragam Aliran dan Ciri ciri serta Tokoh penciptanya seni rupa murni mancanegara dan dalam negri. Berikut artikelnya



    Macam macam Aliran dan Pencipta Seni Rupa murni

    Aliran atau gaya seni rupa murni, ciri ciri, serta penciptanya terutama seni lukis mancanegara, dapat dijabarkan sebagai berikut :

    A. Neo Klasikisme

    Aliran Neo-klasikisme dipengaruhi oleh seni rupa klasik Yunani yang selalu dilandasi oleh keseimbangan dan keharmonisan, idealisme, serta homosentris.
    • Keseimbangan atau balance 
      Keseimbangan dalam pembuatan sebuah karya seni sangat penting dan berpengaruh terhadap keindahan karya. Biasanya pengaturan tata letak sangat menentuan keberhasilan proses pembuatan suatu karya. Pengaturan tata letak dapat berbentuk simetris atau asimetris.
    • Keharmonisan atau keselarasan
      Dalam pembuatan sebuah karya seni ada jaman neo klasikisme, para seniman dalam berkarya seni sangat membutuhkan ketenangan batik serta kedamaian hati sehingga hasil karya yang dihasilkan benar benar dapat dinikmati keindahannya.
    • Homosentris
      Semua bentuk bentuk karya seni, termasuk lukisan, pada zaman dahulu neo klasikisme menganggap bahwa manusia itu sebagai pusat segalanya sehingga bentuk penggambaran manusia dibuat lebih ideal. Karya seni lukis pada waktu itu digunakan untuk kepentingan kalangan istana.
    • Idealisme atau Gagasan Nyata
      Katya seni yang dihasilkan harus sesuai dengan kenyataan yang ada (aslinya), contohnya, kalau membuat suatu lukisan wanita harus digambar yang cantik, kalau membuat lukisan priya, digambarkan sesuai dengan bentuk yang dieal, contohnya gagah, dan tampan.

    B. Romantisme

    Latar belakang munculnya aliran romantisme di Perancis disebabkan karena para seniman sudah tidak cocok lagi dengan bentuk aliran neo klasikisme yang menampilkan bentuk atau objek yang statis dan warna yang lembut. Kata romantisme berasal dari kata roman  yang berarti cerita. Ciri dari aliran romantisme adalah sangat menghendaki bentuk lukisan yang dapat menggambarkan suatu peristiwa atau suasana yang penuh dengan pertentangan serta luapan emosi yang sangat berlebihan.

    Seumber inspirasi lukisan yang dihasilkan oleh para seniman pada wkatu itu adalah sejarah, serta bacaan bacaan atau cerita. Ada beberapa tokoh yang menganut aliran romantisme, tokoh tersebut adalah Theodore Gericault (Asal perancis), Francisco Goya (Asal Spanyol), dan M. Turner (asal Inggris)


    C. Realisme

    Latar belakang timbulnya aliran realisme adalah karena para seniman tidak senang terhadap aliran romantisme yang menggambarkan sesuatu secara berlebihan. Ciri dari aliran Relisme beranggapan bahwa sesuatu harus dilukiskan atau digambarkan seperti apa adnya atau sesuai dengan kenyataan yang ada.

    Objek pada aliran realisme ini mengambil tema kumpulan orang dalam suatu masyarakat. Beberapa tokoh seniman lukis penganut aliran realisme adalah : Gustava Courbet dan Pieter Brugen.


    D. Naturalisme

    Seiring dengan tmbulnya aliran realisme, maka munculah aliran naturalisme, di mana para seniman memiliki kebebasan berekspresi dalam mementukan tema lukisan. Para seniman lebih conrog ke bentuk objek alam dengan memilih warna warna yang menarik. Ciri dari aliran naturalis adalah pelukis lebih mementingkan atau mengedepankan alam bebas sebagai wahana berekspresi dari pada di dalam ruang atau studio.


    E. Impresionisme

    Munculnya aliran impresionisme karena para pelukis pada wkatu itu merasa keulitan dalam membuat lukisan yang memiliki kesan naturalis. Di samping itu juga muncul pendapat yang mengatakan bahwa setiap saat pengatuh sinar matahari yang selalu bergerak mempengaruhi warna alam yang apabila dilukis selalu berubah ubah, sehingga pelukis dengan tergesa gesa cepat menyelesaikan lukisnaya, untuk mendapatkan kesan warna pada saat yang diinginkannya. Ciri khas dari aliran impresionisme adalah lebih mementingkan kesan atau impresi pada objek yang dilukis. Tokoh pelukis yang menganut aliran ini adalah : Claude Monet (Asal Prancis).


    F. Ekspresionis

    Batas terakhir gaya lukisan yang sesuai dengan idelisme dan realitas adalah saat munculnya aliran impresionisme. Pada saat itu aliran impresionisme sudah mulai ditentang oleh kalangan pelukis yang menginginkan kebebasan berekspresi, tanpa ada ikatan apapun.

    Pada abad ke 19 muncullah suatu aliran yang diberi nama ekspresionisme. Aliran ekspresionisme beranggapan bajwa penciptaan suatu karya seni rupa tidak didasarkan oleh kesan suatu objek, akan tetapi semata mata sebagai hasil pengolahan ungkapan isi hati seniman itu sendiri.

    Ciri khas dari aliran ekspresionisme adalah sangat mengandalkan kebebasan berekspresi sesuai dengan isi hati pelukisnya. Ada beberapa tokoh pelukis ekspresionisme Antara lain : Paul Cezanne, VIncent Van Gogh, Pierre Auguste Renoir, Paul Gaugin, Wasslily Kandinsky, Kasimar Malavich, Edvard Munch, dan Emil Nolde.


    G. Fauvisme

    Fauvisme berasal dari bahasa Prancis "Les Fauves" yang artinya binatang liar. Aliran Fauvisme memperlihatkan kealirannya dalam suatu pameran yang menyebutnya sebagai Cage des Fauves (sangkar binatang liar). Henri Matisse adalah pelopor dari aliran Fauvisme ini, yang menyatakan bahwa Fauvisme lahir dari reaksi terhadap methodisme yang lamban tidak tepat pada neo-impresionisme.



    Ciri ciri karya tersebut adalah pada ketetapan dan bukan selalu merupakan kebenaran. Karya Matisse banyak dipengaruhi oleh studinya atas seni keramik Persia dan mozaik Bizantinum. Ada beberpa tokoh aliran Fauvisme, seperti Andre Derain, dan Maurice de Valminck.


    H. Kubisme

    Aliran Kubisme dimulai di Paris pada tahun 1906, yang dipelopori oleh Pablo Picasso (Spanyol) dan George Braque. Aliran kubisme lebih menyederhanakan bentuk bentuk alam menjadi bentuk kubus, segitiga, lingkaran, dan elips. ciri khas lukisan kubisme adalah mengimitasi bentuk alam, serta mengubahnya menurut cara tertentu.

    Konsep melukis tersebut tidak sekedar meniru alam, melainkan menciptakan kembali bentuk bentuk yang kuat dan terstruktur. Pelukis perlu menganalisis sekurang kuranya unsur yang paling pokok, yaitu garis, bidang, dan massa dari onjek yang dilukis. Tokoh Pelukis Kubisme adalah : Marcel Duchamp, Marc Chagall, dan Max Weber.


    I. Dadaisme

    Pada saat berkecamuk Perang Dunia 1, tepatnya bulan Februari 1916, seorang penyair Rumaina yang bernama Tristan Tzara dan Marcel Janco, dua penulis Jerman Hugo Ball dan Richard Huelsenbeck, serta senirupawan dari perancis, Hans Arp, berkumpul di Cabaret Voltaire, Zurich. Mereka mendirikan sebuah kelompok yang diberi nama "Dada" yang berarti bahasa anak anak untuk menyebutkan kuda mainan. Melihat cara mereka mengambil sebuah nama untuk kelompok itu menunjukkan sikap nihilitas, menolak semua hukum seni keindahan yang sudah ada, sebagai protes terhadap nilai nilai sosial yang semakin runyam.

    Mucnulnya aliras Dadaisme disebabkan oleh persamaan nasib dan melihat pranata sosial yang kian tida menentu. Sebab lainya adalah semua karya mereka (penganut aliran dadaisme) merupakan bentuk karya yang memiliki ciri khas sinis. Ciri khas dadaisme yang lain adalah menolak setiap bentuk karya seni yang besifat moral, sosial, dan estetis.


    J. Pittura Metafisika

    Chirico (1991) merupakan pelukis yang mendasarkan pada dunia metafisika. Dalam sebuah pernyataan disebutkan bahwa segala sesuatu di dunia ini memiliki dua aspek yang kasat mata dan aspek metafisik yang hanya bisa ditangkap oleh orang orang tertentu dan pada saat teretnu pula, sehingga karya lukisanya dinamakan lukisan metafisis atau methaphysical picture.

    Dalam perkembangan selanjutnya, aliran metafisis merupakan ba-bak awal munculnya karya seni lukis surealisme. Isi dari lukisan metafisis adalah menggambarkan sesuatu yang aneh, asing, sepi suasananya, serta objek objek yang lahir berwujud aneh dan tidak nyata. Contoh judul karya seni lukis Chirrico adalah Turin Melancoli, Pinelope, Pohon Pinus di Tepi Pantai, dan Alam benda metafisis.


    K. Surrealisme

    Pada dasarnya aliran surrealisme merupakan gerakan dalam sastra. Istilah itu ditemukan oleh Apollinnaire untuk menamai judul dramanya pada tahun 1927. Pada tahun 1929 Andre Breston mengambilnya untuk eksperimen dalam metode penulisannya yang spontan. menurut pendapat Breston, surealisme adalah otomatis dari psikis yang murni, dengan proses pemikiran yang sebenarnya untuk diekspresikan secara verbal.

    Menurut Soedarso, surealisme menganggap serta bersandar pada leyakinan realitas yang superior dari kebebasan asosiasi, keserbabisan mimpi, pemikiran yang otomatis, tanpa kontrol, dan kesadaran, Contoh pelukis yang menganut aliran surealisme adalah Mason dalam karya "Hewan Terluka" dan "Komposisi", Mira dalam karya "Wanita dan Burung di Terang Bulan" dan Salvador Dali dalam karyanya "Jerapah Terbakar" dan "konstruksi Lunak dan Kacang Rebus".

    Pelopor aliran Surealisme adalah Marc Chagall. Karya karyanya di ilhami oleh lingkungan asalnya, serta cerita cerita rakyat di daerahnya. judul lukisanya adalah "Aku dan Kampungku" dan "Kesepian". Sedangkan penceptus aliran Surealisme adalah Carlo Cerra dan Giorgio de Chirico (Asal Italia).


    L. Abstraksionisme

    Aliran abstraksionisme muncul di Amerika, sekitar tahun 1930, dibawa oleh Piet Mondrian. Latar belakang munculnya aliran abstraksionisme modern adalah adanya tendensi para pelukis dalam menggunakan kuas dan berbagai cara yang berhubungan dengan isyarat atau gerak kuas dan tekstur. Latar belakang yang lain adalah para pelukis tergantung pada tanda yang abstrak dan imajinasi bentuk dengan kestuan bidang warna yang luas.

    Pada akhirnya, perkembangan seni lukis di Amerika pecah menjadi dua golongan pelukis, yaitu golonga pelukis sebagai aksi (Action Painters), seperti Jackson Pollock, De kooning, Yves Klien, Gorky dan pelukis yang menggunakan bidang warna yang luas atau imajinasi abstrak, seperti Mark Rothko, Clyfford still, Robert Motherwell, dan Adolph Gotlieb

    Ciri khas dari aliran abstraksionisme adalah bahwa aliran tersebut merupakan ciptaan yang terdiri atas susunan unsur unsur rua yang sama sekali terbebas dari bentuk bentuk alam. Karena sesuatu munculnya dari dunia dalam batin, maka yang muncul biasanya akan berbeda. Berbeda dengan dunia luar, sehingga karyanya akan bersifat individualisme dan sangat pribadi. Tokoh seni lukis aliran Abstraksionisme yang lain adalah Kasimir Malavich dan Kandinsky.


    M. Konstruktivisme

    Pada tahun 1917, sebagai akibat kemenangan komunisme, bangsa Rusia mengalami demam sosialisme Di bawah kepemimpinan Lenin, semua yang berbau individualisme dan borjuis ditentang. Bersama itu pula, sejumlah seniman garda depan membentuk dan memproklamirkan seni sebagai alat sosial dan konsepsi yang menyatakan bahwa seni adalah sesuatu yang mempunyai eksistensi mandiri yang harus disingkirkan.

    Aliran yang lahir di Rusia ini disponsori oleh seniman Vladimir Tatlin, Antonie Pevsner, dan Naum Gabo. Mereka berusaha menciptakan bentuk bentuk tida dimensi yang abstrak dengan menggunakan bahan bangunan, seperti kawat, kayu, besi, dan plastik. arya yang paling terkenal adalah "Monument of the Third International".

    Monument of the Third International



    N. Neoplastisme

    Neoplastisme sering disebut dengan De Stijl (diambil dari majalah yang memuat ide idenya). Pelopor aliran ini adalah Piet Mondrain. Karya Piet Mondarin yang terkenal adalah Composition. Piet mondarin mengatakan bahwa semua lukisan itu terdiri dari garis dan warna yang merupakan esensi gerakan neopalstisme.

    Ciri khas aliran ini adalah bahwa lukisan harus terbingkai bidang datar. Oleh karena itu, bidang datar harus dihormati. Sebagai bidang datar, tidak dikelabui sebagai penggambaran ruang. Selain itu pelukis ingin membuat lukisan tersebut sesederhana mungkain, sehingga tampak persegi panjang.


    O. Purisme

    Pada tahun 1918 Amedo Ozenfant dan Le Corbusier mengembangkan teori Purisme. gerakan ini merupakan reaksi terhadap keanalitisan kubisme yang berlebihan dan perlu dimurnikan lagi. Kelompok Purisme kurang mendapat tempat dalam perkembangan seni lukis modern. Hal ini disebabkan oleh teori yang dikembangkan oleh kaum Puris yang memerlukan realisasinya dalam bentuk tiga dimensional untuk menyelesaikan sampai pada titiknya. keinginan akan bentuk yang murni dalam teori itu mereka paparkan lewat karya arsitektur dan seni patung.


    P. Pop Art

    Pop art atau yang lebih dikenal dengan sebutan seni pop merupakan seni berkembang di Amerika. Aliran Pop art lahit akibat ketidak puasan terhadap aliran ekspresionisme yang melanda kaum akademis dan menempati kelas yang peling besar, yang pada saat itu dianggap tidak memberikan sumbangan pada masyarakat. Tokoh Pop art adalah Andy Warhol, Leo Lisctenstein, dan Claes Oldenburg.


    Sekian artikel dari saya dengan judul Macam macam Aliran dan Pencipta Seni Rupa murni. Semoga artikel yang saya berikan bermanfaat bagi anda dan semuanya. Artikel ini di ambil dan di ketik langsung dari buku  Berkarya Seni Budaya untuk SMP kelas IX - Trimakasih.
  • 3 komentar:

    1. lengkap sekali mas, terima kasih sudah share dan mengingatkan kembali....
      rasa2nya jadi kepingin kembali ke bangku sekolah :)

      BalasHapus
      Balasan
      1. Iya mas sama sama.. :) saya juga trimakasih atas komentarnya :)

        Hapus
    2. wah baru tahu nih tentang seni rupa saya, thanks ya :)

      ikutan lomba yuk di blog dicuekin.com

      BalasHapus

    ADDRESS

    Muara Sarana Indah Real Estate, Malang Regency

    EMAIL

    Achmadfebrian2000@gmail.com

    MOBILE

    +62 859 665137 014